DAMPAK EKSPANSI JEPANG KE CINA
( PERANG CINA-JEPANG 1 1894-1895 )
Sri Andini
17406241033
Pendidikan Sejarah
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta
Email : dinia5710@gmail.com
Abstrak
Papper ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis lebih lanjut mengenai dampak terjadinya ekspansi Jepang ke Cina khususnya dampak pasca terjadinya ekspandi dan perang. Jepang dan Cina adalah negara tetangga yang terletak di Asia Timur. Keduanya telah membangun hubungan persahabatan yang baik sejak zaman sebelum Dinasti Ming. Akan tetapi semua berubah setelah Jepang melakukan Restorasi Meiji dimana Jepang kemudian menjelma menjadi negara kuat dan modern secara cepat dan revolusioner serta mampu bersaing dengan negara-megara Barat Eropa dan Amerika. Salah satu alasan Jepang melakukan ekspansi ini adalah tidak lain sebagai ambisi dari Jepang untuk menguasai Asia dan menjadi pemimpin di Asia. Hasil dari papper ini yaitu menjelaskan tentang dampak yang ditimbulkan dari adanya ekspansi Jepang ke Cina serta memaparkan dampak pasca terjadinya perang dan ekspansi. Penulis menggunakan studi kepustakaan dan mengolah data dengan cara deskriptif analisis. Studi kepustakaan yaitu penulis banyak mencari dan membaca buku berkaitan dengan materi apa yang dibahas, kemudian mengutip dari berbagai sumber-sumber yang dibaca yang memiliki keterkaitan dengan bahasan penulis.
Kata kunci : Ekspansi , Jepang, Cina
PENGANTAR
Jepang adalah negara kepulauan berbentuk garis melengkung yang terbentang dari Timur Laut ke Barat Daya di lautan bagian timur Benua Asia. Luas wilayahnya 370.000 km2, hanya kurang lebih 1/27 luas daratan Cina, dan 1/5 luas Indonesia. [ Sakamoto,Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gajah Mada University Press. Hlm 1] Negara Jepang dikenal sebagai negara yang maju di segala aspek dan bidang baik di bidang IPTEK, seni dan budaya, tata kota, dan etos kerjanya. Kemajuan yang telah dialami Jepang pada saat ini tidak terlepas dari sejarah panjang berliku yang telah dialami Jepang di masa lalu. Begitu pula dengan Cina yang merupakan negara tetagga dengan Jepang.
Cina dan Jepang merupakan dua negara yang memiliki kekuatan besar di kawasan Asia Timur. Jepang dan Cina sebelumnya telah memiliki hubungan persahabatan, baik secara resmi yakni dengan utusan-utusan, maupun tidak resmi yakni dengan hubungan dagang sejak zaman sebelum Dinasti Ming.[ Leo, Agung. 2012. Sejarah Asia Timur 1. Yogyakarta:Ombak. hlm. 127.] Akan tetapi dibalik hubungan yang baik tersebut menilik jauh pada sejarahnya kedua negara ini pernah terlibat konflik yang cukup membuat tegang antara kedua negara.
PEMBAHASAN
Setelah adanya penerapan Restorasi Meiji, Jepang kemudian menjelma menjadi negara yang sangat kuat dan modern. Perkembangan kapitalisme dunia barat menyebabkan revolusi industri dimana bangsa Barat kemudian berusaha mencari pasaran luar negri untuk menjual hasil industrinya, termasuk sasarannya adalah Jepang. Hal ini pula yang menyababkan Jepang meniru perkembangan bangsa Barat dan juga berusaha mencari pasaran di luar negaranya dengan negara sasaran seperti Korea, Manchuria dan Cina.
Cina mulai memiliki kecurigaan ketika Jepang mulai memasuki Semenanjung Korea dimana pada saat itu Semenanjung Korea adalah wilayah di bawah kekuasaan Cina. Niat Jepang yang ingin menduudki Semenanjung Korea dianggap sebagai suatu halangan bagi Cina apalagi saat Cina harus diusir oleh Jepang dari Semenanjung Korea guna melancarkan aksinya. Hal ini menyebabkan pertikaian antara Jepang dan Cina tak dapat dihindarkan lagi.[ Panindra, Amry.2014.Makalah Non Seminar:Perang Jepang-Cina 1894-1895]
Pada tahun 1875 terjadilah Perjanjian Ganghwa antara Jepang dan Korea di Pulau Ganghwa dimana perjanjian ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Jepang karena Pelabuhan Busan menjadi terbuka bagi Jepang. Hal ini membuat Cina menjadi khawatir akan terjadi intervensi Jepang di Korea.pada tahun 1882 terjadilah perundingan antara Cina, Korea, dan Amerika Serikat. Hasil dari perjanjian bahwa kedua negara Korea dan Cina akan melakukan pertukaran diplomat sedangkan Amerika diberi izin untuk menaruh konsulatnya di pelabuhan-pelabuhan Korea. Hal ini dilakukan Cina untuk menyeimbangkan kekuatan Jepang yang sudah lebih dulu berada di Korea. Setelah terjadinya perjanjian ini, selanjutnya Cina menjadi negara yang memprakarsai perjanjian Korea dengan negara-negara barat .
Beberapa tahun kemudia terjadi lagi perundingan antara Jepang dan Cina, dimana perundingan menghasilkan kesepakatan antara lain : kedua negara harus segera menarik pasukan dari Korea dalam jangka waktu kurang lebih dari 4 bulan, Cina dan Jepang dilarang melatih pasukan Korea, apabila hendak mengirimkan pasukan ke Korea kedua belah pihak wajib memberi tahu satu sama lain. Perjanjian ini justru membuat posisi Cina semakin sulit. Hubungan antara Jepang dan Cina juga tidak kunjung membaik. Pada tahun 1893 terjadi konflik intrn para petani Korea yang menyebabkan kerusuhan akibat masuknya pengaruh asing, pemerintah Korea mengalami kesulitan dalam mengatasi hal ini meminta bantuan kepada pemerintah Cina. Pemerintah Cina kemudian dengan sigap mengirimkan pasukan bantuan ke Korea akan tetapi hal ini dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pemerintah Jepang, sehingga bagi Jepang hal ini adalah sebuah pelanggaran perjanjian. Jepang pun turut mengirimkan pasukan meski tidak dalam jumlah yang besar untuk membantu Korea, kemudian Jepang mendesak Cina agar segera mengakui kemedekaan Korea. Sementara Jepang justru bersiap melakukan penyerangan ke istana Gyeongbok. Akibat serangan mendadak dari Jepang ini, pada Juli 1894 Cina kemudian mengeluarkan pernyataan untuk berperang dengan Jepang secara terbuka. Setelah itu dimulailah berbagai peristiwa perang antara Cina dan Jepang antara lain : Perseteruan Seongghwan pada 29 Juli 1894, Pertarungan Pyongyang pada 15 September 1894, Pertempuran Sungai Yalu pada 17 September 1894, invansi ke Daratan Cina. Dan dari berbagai peristiwa pertempuran tersebut, perang antara Cina dan Jepang yang pertama dimenangkan oleh pihak Jepang, dan berakhir.
Jepang dan Cina terlibat dalam permusuhan yang berkepanjangan karena kepentingan yang berbeda di Korea.[ Sakamoto,Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gajah Mada University Press. Hlm 51] Pada tahun 1894 pemberontakan keagamaan di Korea menyebabkan Jepang dan Cina akhirnya mentakan perang secara terbuka. Perang tersebut memberikan keuntungan pada pihak Jepang. Pada saat Jepang mengancam akan menyerbu Peking (ibu kota Cina saat itu) Cina meminta damai dan perjanjian damai ditandatangani pada tahun 1895 di Shimonoseki dimana isi dari perjanjian itu adalah: Cina akan mengakui kemerdekaan Korea, Cina akan menyerahkan Semenanjung Liaotung, Cina harus menyerahkan Taiwan dan Kepulauan Pescadores kepada Jepang, Cina harus menyerahkan sebagian Manchuria ke Jepang, Cina harus membayar kerugian perang sebesar 200 juta tael, dan Wihai-wei akan diduduki Jepang selama Cina belu mampu membayar kerugian perang.[ Leo, Agung. 2012. Sejarah Asia Timur 1. Yogyakarta:Ombak. hlm. 125.
] Perjanjian Shimonoseki menjadi akhir dari Perang Cina-Jepang I. Akibat perjanjian ini Jepang mampu menguasai sebagian Asia. Kemenangannya ini membuat Jepang menjadi negara yang besar dan berpengaruh bagi Korea dan Cina. Sedangkan Cina yang sejak awal adalah penguasa timur jauh berhasil dikalahkan Jepang dan kekuasaannya menjadi jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Jepang.
Perang antara Jepang dan Cina yang pertama kali in terjadi pada tahun 1894-1895. Berbagai perundingan dan perjanjian yang terjadi lebih banyak memberikan kerugian bagi pihak Cina. Perang dan ekspansi Jepang di Cina telah mengakibatkan jutaan orang Cina terbunuh. Tidak hanya itu Penjajahan Jepang di Cina juga mengakibatkan jutaan warga Negri Tirau Bambu tersebut kehilangan tempat tinggal. Selain itu akibat invansi Jepang di Shanghai jutaan penduduk mengungsi dan merupakan gelombang pengungsian yang cukup besar dalam catatan sejarah. Tidak hanya penduduk asli Cina, kerugian bahkan juga dirasakan oleh warga Amerika dan Inggris yang berada di Cina. Banyak industri-industri milik orang barat yang rusak dan hancur akibat serangan dari tentara Jepang.
KESIMPULAN
Perang antara Cina-Jepang 1 terjadi antara tahun 1894-1895. ekspansi ini terjadi salah satunya karena dampak restorasi meiji yang dilakukan oleh Jepang. Jepang muali mengincar negara-negara sekitar untuk dijadikan pasaran hasil produksinya. Tak cukup hanya mencari pasaran. Jepang juga memiliki rencana lain berupa ambisi untuk menguasai Asia salah satunya dengan cara mengekspansi negara-negara yang ada di sekitarnya Cina dan Korea. Tindakan Jepang ini menuai kecurigaan dan akhirnya timbullah konflik yang melibatkan 3 negara tersebut Cina Jepang dan Korea. Berbagai perundingan tak membuahkan hasil yang signifikan, dimana kedua negara tidak dapat memegang komitmen dan saling melanggar perjanjian yang telah dibuat. Akhirnya perang Cina Jepang tak dapat terelakan lagi. Dampaknya sangat besar terutama bagi Cina dimana Cina mengalami kerugian kerusakan bangunan dan insfrasyruktur serta banyak korban jiwa yang berjatuhan.
PETA ASIA TIMUR

Sumber : Google http://kisah-grup.blogspot.com/2011/05/asia-timur-dalam-sejarah-dunia.html
PETA NEGARA JEPANG

Sumber : Google https://www.geografi.org/2017/10/geografi-negara-jepang.html
DAFTAR PUSTAKA
Agung, Leo.2012.Sejarah Asia Timur 1.Yogyakarta:Ombak
Darini, Ririn. 2010. Garis Besar Sejarah China Era Mao. [ Online ] Tersedia : http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Garis%20Besar%20Sej%20Cina%20Era%20Mao.pdf. (Diakses pada 24 September 2013).
Panindra, Amry.2014.Makalah Non Seminar:Perang Jepang-Cina 1894-1895. Tersedia: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20368941-MK-Amry%20Panindra.pdf . (Diakses pada 8 September 2018)
Prasetyo, A. Mun’im Budi.2013. Skripsi:Invansi Jepang Terhadap Cina 1937-1945. Tersedia : http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/19887/A.%20Mun%27im%20Budi%20Prasetyo%20-%20090210302016_1.pdf;sequence=1 . (Diakses pada 8 September 2018)
Rosidi, Ajip.1981.Mengenal Jepang.Bandung:Fa Ekonomi.
Sakamoto, Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Sukisman, WD.1993.Sejarah Cina Kontemporer Jilid 2.Jakarta:PT Pradnya Paramita.
Veronca, Nuri Widyastuti.2014.Rivalitas Cina dan Jepang dalam Institusi Regional Asia Timur. [Online] Tersedia : http://global.ir.fisip.ui.ac.id/index.php/global/article/viewFile/9/207. (Diakses pada 8 September 2018).
https://dokumen.tips/documents/ekspansi-jepang-ke-cina.html diakses pada 8 September 2018
Sumber Gambar :
http://kisah-grup.blogspot.com/2011/05/asia-timur-dalam-sejarah-dunia.ht
https://www.geografi.org/2017/10/geografi-negara-jepang.html
( PERANG CINA-JEPANG 1 1894-1895 )
Sri Andini
17406241033
Pendidikan Sejarah
Fakultas Ilmu Sosial
Universitas Negeri Yogyakarta
Email : dinia5710@gmail.com
Abstrak
Papper ini bertujuan untuk membahas dan menganalisis lebih lanjut mengenai dampak terjadinya ekspansi Jepang ke Cina khususnya dampak pasca terjadinya ekspandi dan perang. Jepang dan Cina adalah negara tetangga yang terletak di Asia Timur. Keduanya telah membangun hubungan persahabatan yang baik sejak zaman sebelum Dinasti Ming. Akan tetapi semua berubah setelah Jepang melakukan Restorasi Meiji dimana Jepang kemudian menjelma menjadi negara kuat dan modern secara cepat dan revolusioner serta mampu bersaing dengan negara-megara Barat Eropa dan Amerika. Salah satu alasan Jepang melakukan ekspansi ini adalah tidak lain sebagai ambisi dari Jepang untuk menguasai Asia dan menjadi pemimpin di Asia. Hasil dari papper ini yaitu menjelaskan tentang dampak yang ditimbulkan dari adanya ekspansi Jepang ke Cina serta memaparkan dampak pasca terjadinya perang dan ekspansi. Penulis menggunakan studi kepustakaan dan mengolah data dengan cara deskriptif analisis. Studi kepustakaan yaitu penulis banyak mencari dan membaca buku berkaitan dengan materi apa yang dibahas, kemudian mengutip dari berbagai sumber-sumber yang dibaca yang memiliki keterkaitan dengan bahasan penulis.
Kata kunci : Ekspansi , Jepang, Cina
PENGANTAR
Jepang adalah negara kepulauan berbentuk garis melengkung yang terbentang dari Timur Laut ke Barat Daya di lautan bagian timur Benua Asia. Luas wilayahnya 370.000 km2, hanya kurang lebih 1/27 luas daratan Cina, dan 1/5 luas Indonesia. [ Sakamoto,Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gajah Mada University Press. Hlm 1] Negara Jepang dikenal sebagai negara yang maju di segala aspek dan bidang baik di bidang IPTEK, seni dan budaya, tata kota, dan etos kerjanya. Kemajuan yang telah dialami Jepang pada saat ini tidak terlepas dari sejarah panjang berliku yang telah dialami Jepang di masa lalu. Begitu pula dengan Cina yang merupakan negara tetagga dengan Jepang.
Cina dan Jepang merupakan dua negara yang memiliki kekuatan besar di kawasan Asia Timur. Jepang dan Cina sebelumnya telah memiliki hubungan persahabatan, baik secara resmi yakni dengan utusan-utusan, maupun tidak resmi yakni dengan hubungan dagang sejak zaman sebelum Dinasti Ming.[ Leo, Agung. 2012. Sejarah Asia Timur 1. Yogyakarta:Ombak. hlm. 127.] Akan tetapi dibalik hubungan yang baik tersebut menilik jauh pada sejarahnya kedua negara ini pernah terlibat konflik yang cukup membuat tegang antara kedua negara.
PEMBAHASAN
Setelah adanya penerapan Restorasi Meiji, Jepang kemudian menjelma menjadi negara yang sangat kuat dan modern. Perkembangan kapitalisme dunia barat menyebabkan revolusi industri dimana bangsa Barat kemudian berusaha mencari pasaran luar negri untuk menjual hasil industrinya, termasuk sasarannya adalah Jepang. Hal ini pula yang menyababkan Jepang meniru perkembangan bangsa Barat dan juga berusaha mencari pasaran di luar negaranya dengan negara sasaran seperti Korea, Manchuria dan Cina.
Cina mulai memiliki kecurigaan ketika Jepang mulai memasuki Semenanjung Korea dimana pada saat itu Semenanjung Korea adalah wilayah di bawah kekuasaan Cina. Niat Jepang yang ingin menduudki Semenanjung Korea dianggap sebagai suatu halangan bagi Cina apalagi saat Cina harus diusir oleh Jepang dari Semenanjung Korea guna melancarkan aksinya. Hal ini menyebabkan pertikaian antara Jepang dan Cina tak dapat dihindarkan lagi.[ Panindra, Amry.2014.Makalah Non Seminar:Perang Jepang-Cina 1894-1895]
Pada tahun 1875 terjadilah Perjanjian Ganghwa antara Jepang dan Korea di Pulau Ganghwa dimana perjanjian ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Jepang karena Pelabuhan Busan menjadi terbuka bagi Jepang. Hal ini membuat Cina menjadi khawatir akan terjadi intervensi Jepang di Korea.pada tahun 1882 terjadilah perundingan antara Cina, Korea, dan Amerika Serikat. Hasil dari perjanjian bahwa kedua negara Korea dan Cina akan melakukan pertukaran diplomat sedangkan Amerika diberi izin untuk menaruh konsulatnya di pelabuhan-pelabuhan Korea. Hal ini dilakukan Cina untuk menyeimbangkan kekuatan Jepang yang sudah lebih dulu berada di Korea. Setelah terjadinya perjanjian ini, selanjutnya Cina menjadi negara yang memprakarsai perjanjian Korea dengan negara-negara barat .
Beberapa tahun kemudia terjadi lagi perundingan antara Jepang dan Cina, dimana perundingan menghasilkan kesepakatan antara lain : kedua negara harus segera menarik pasukan dari Korea dalam jangka waktu kurang lebih dari 4 bulan, Cina dan Jepang dilarang melatih pasukan Korea, apabila hendak mengirimkan pasukan ke Korea kedua belah pihak wajib memberi tahu satu sama lain. Perjanjian ini justru membuat posisi Cina semakin sulit. Hubungan antara Jepang dan Cina juga tidak kunjung membaik. Pada tahun 1893 terjadi konflik intrn para petani Korea yang menyebabkan kerusuhan akibat masuknya pengaruh asing, pemerintah Korea mengalami kesulitan dalam mengatasi hal ini meminta bantuan kepada pemerintah Cina. Pemerintah Cina kemudian dengan sigap mengirimkan pasukan bantuan ke Korea akan tetapi hal ini dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pemerintah Jepang, sehingga bagi Jepang hal ini adalah sebuah pelanggaran perjanjian. Jepang pun turut mengirimkan pasukan meski tidak dalam jumlah yang besar untuk membantu Korea, kemudian Jepang mendesak Cina agar segera mengakui kemedekaan Korea. Sementara Jepang justru bersiap melakukan penyerangan ke istana Gyeongbok. Akibat serangan mendadak dari Jepang ini, pada Juli 1894 Cina kemudian mengeluarkan pernyataan untuk berperang dengan Jepang secara terbuka. Setelah itu dimulailah berbagai peristiwa perang antara Cina dan Jepang antara lain : Perseteruan Seongghwan pada 29 Juli 1894, Pertarungan Pyongyang pada 15 September 1894, Pertempuran Sungai Yalu pada 17 September 1894, invansi ke Daratan Cina. Dan dari berbagai peristiwa pertempuran tersebut, perang antara Cina dan Jepang yang pertama dimenangkan oleh pihak Jepang, dan berakhir.
Jepang dan Cina terlibat dalam permusuhan yang berkepanjangan karena kepentingan yang berbeda di Korea.[ Sakamoto,Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gajah Mada University Press. Hlm 51] Pada tahun 1894 pemberontakan keagamaan di Korea menyebabkan Jepang dan Cina akhirnya mentakan perang secara terbuka. Perang tersebut memberikan keuntungan pada pihak Jepang. Pada saat Jepang mengancam akan menyerbu Peking (ibu kota Cina saat itu) Cina meminta damai dan perjanjian damai ditandatangani pada tahun 1895 di Shimonoseki dimana isi dari perjanjian itu adalah: Cina akan mengakui kemerdekaan Korea, Cina akan menyerahkan Semenanjung Liaotung, Cina harus menyerahkan Taiwan dan Kepulauan Pescadores kepada Jepang, Cina harus menyerahkan sebagian Manchuria ke Jepang, Cina harus membayar kerugian perang sebesar 200 juta tael, dan Wihai-wei akan diduduki Jepang selama Cina belu mampu membayar kerugian perang.[ Leo, Agung. 2012. Sejarah Asia Timur 1. Yogyakarta:Ombak. hlm. 125.
] Perjanjian Shimonoseki menjadi akhir dari Perang Cina-Jepang I. Akibat perjanjian ini Jepang mampu menguasai sebagian Asia. Kemenangannya ini membuat Jepang menjadi negara yang besar dan berpengaruh bagi Korea dan Cina. Sedangkan Cina yang sejak awal adalah penguasa timur jauh berhasil dikalahkan Jepang dan kekuasaannya menjadi jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Jepang.
Perang antara Jepang dan Cina yang pertama kali in terjadi pada tahun 1894-1895. Berbagai perundingan dan perjanjian yang terjadi lebih banyak memberikan kerugian bagi pihak Cina. Perang dan ekspansi Jepang di Cina telah mengakibatkan jutaan orang Cina terbunuh. Tidak hanya itu Penjajahan Jepang di Cina juga mengakibatkan jutaan warga Negri Tirau Bambu tersebut kehilangan tempat tinggal. Selain itu akibat invansi Jepang di Shanghai jutaan penduduk mengungsi dan merupakan gelombang pengungsian yang cukup besar dalam catatan sejarah. Tidak hanya penduduk asli Cina, kerugian bahkan juga dirasakan oleh warga Amerika dan Inggris yang berada di Cina. Banyak industri-industri milik orang barat yang rusak dan hancur akibat serangan dari tentara Jepang.
KESIMPULAN
Perang antara Cina-Jepang 1 terjadi antara tahun 1894-1895. ekspansi ini terjadi salah satunya karena dampak restorasi meiji yang dilakukan oleh Jepang. Jepang muali mengincar negara-negara sekitar untuk dijadikan pasaran hasil produksinya. Tak cukup hanya mencari pasaran. Jepang juga memiliki rencana lain berupa ambisi untuk menguasai Asia salah satunya dengan cara mengekspansi negara-negara yang ada di sekitarnya Cina dan Korea. Tindakan Jepang ini menuai kecurigaan dan akhirnya timbullah konflik yang melibatkan 3 negara tersebut Cina Jepang dan Korea. Berbagai perundingan tak membuahkan hasil yang signifikan, dimana kedua negara tidak dapat memegang komitmen dan saling melanggar perjanjian yang telah dibuat. Akhirnya perang Cina Jepang tak dapat terelakan lagi. Dampaknya sangat besar terutama bagi Cina dimana Cina mengalami kerugian kerusakan bangunan dan insfrasyruktur serta banyak korban jiwa yang berjatuhan.
PETA ASIA TIMUR

Sumber : Google http://kisah-grup.blogspot.com/2011/05/asia-timur-dalam-sejarah-dunia.html
PETA NEGARA JEPANG
Sumber : Google https://www.geografi.org/2017/10/geografi-negara-jepang.html
DAFTAR PUSTAKA
Agung, Leo.2012.Sejarah Asia Timur 1.Yogyakarta:Ombak
Darini, Ririn. 2010. Garis Besar Sejarah China Era Mao. [ Online ] Tersedia : http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/Garis%20Besar%20Sej%20Cina%20Era%20Mao.pdf. (Diakses pada 24 September 2013).
Panindra, Amry.2014.Makalah Non Seminar:Perang Jepang-Cina 1894-1895. Tersedia: http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20368941-MK-Amry%20Panindra.pdf . (Diakses pada 8 September 2018)
Prasetyo, A. Mun’im Budi.2013. Skripsi:Invansi Jepang Terhadap Cina 1937-1945. Tersedia : http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/19887/A.%20Mun%27im%20Budi%20Prasetyo%20-%20090210302016_1.pdf;sequence=1 . (Diakses pada 8 September 2018)
Rosidi, Ajip.1981.Mengenal Jepang.Bandung:Fa Ekonomi.
Sakamoto, Taro.1992.Jepang Dulu dan Sekarang.Yogyakarta:Gadjah Mada University Press.
Sukisman, WD.1993.Sejarah Cina Kontemporer Jilid 2.Jakarta:PT Pradnya Paramita.
Veronca, Nuri Widyastuti.2014.Rivalitas Cina dan Jepang dalam Institusi Regional Asia Timur. [Online] Tersedia : http://global.ir.fisip.ui.ac.id/index.php/global/article/viewFile/9/207. (Diakses pada 8 September 2018).
https://dokumen.tips/documents/ekspansi-jepang-ke-cina.html diakses pada 8 September 2018
Sumber Gambar :
http://kisah-grup.blogspot.com/2011/05/asia-timur-dalam-sejarah-dunia.ht
https://www.geografi.org/2017/10/geografi-negara-jepang.html
Komentar
Posting Komentar